16 Agustus 2009

Tutorial - MenambahkanWidget Kalender Hijriah

Smiling, Cute Little Muslim Hijri Calendar WidgetRound, Glass Orb Hijri Calendar WidgetSticky Note Hijri Calendar Widget

Pengen punya salah satu widget kayak di atas untuk web mu?

Kunjungi http://www.al-habib.info/islamic-calendar/

nih caranya :

IKUTI PETUNJUKNYA SAMPAI SELESAI

nanti akan terpasang otomatis di blogmu, kalo pengen mindah widgetnya, copy paste kode yang ada di blog, dan buat widget kosongnya, isikan dengan kode itu, beres dah...

kalo gak jelas, silahkan bertanya langsung oke!!

please drop your comment here!!


09 Agustus 2009

Dialogue


Ada seorang pemuda berumur 19 tahun, yang mempunyai tinggi badan rata-r
ata orang normal, memiliki postur tubuh yang bisa dibilang normal, meskipun menurut teori kesehatan berat-badannya kurang dari ideal. Ia selalu bersemangat, ia selalu berpikiran positif, dan ia senantiasa berpikir "bagaimana produktifitas hari ini?" dan ia merasa "hari ini harus memberikan manfaat!!"
Hanya saja ia kadang tidak istiqomah dalam aktifitasnya, semangat yang meluap-luap di suatu waktu kadang-kadang semangat itu kehilangan luapannya...
Beragam keinginan dan cita-cita ada di dalam dirinya, namun ia tahu . . . bahwa ia punya tujuan akhir yang sangat jelas. Untuk Allah subhanahuwata'ala. Bahwa ia punya misi yang jelas "hidup untuk menjadi abdi Allah yang terbaik!!"

Kondisi fisiknya, ia terlihat biasa-biasa saja, tetapi ia mempunyai potensi yang luar biasa!! Meskipun ia pernah divonis mempunyai keistimewaan berupa "ashma" di dalam paru-parunya. Namun sekarang bekas-bekasnya pun tidak ditemukan sama sekali. Ia bahkan mampu mendaki gunung sekuat teman-temannya yang normal tanpa terjadi gangguan pada pernafasannya. Hanya ter engah-engah biasa, ala orang kelelahan biasa.
Ia mempunyai kecerdasan otak dan kecerdasan emosi yang luar biasa, hanya saja ia belum mengoptimalkannya.
Ia tahu tentang hal itu, karenanya kadang terlintas perasaan "tinggi" dihatinya. Bahwa "ia mampu melakukan semua hal!!".
Dan ia memang mampu!! Ia perlu banyak belajar

Suatu waktu, di hari senin pagi yang indah...
Di pojokan sebuah Universitas tertua di negeri ini, di salah satu pojokan fakultas, kegiatan perkuliahan pagi sudah dimulai dari pukul 7 pagi tadi
seharusnya ia kuliah pukul 7 tadi, tapi rupanya Dosen tak hadir, ya mau gimana lagi...

kemudian
ia menulis di blognya
apa yang ia tulis
hanya menulis

"Assalamu'alaykum wr wb, salam kenal... boleh tahu siapa namamu"

"wa'alaykumsalam wr wb, salam kenal juga, namaku Ibnu Jihad. Kamu sendiri?"

"Aku suara hatimu, bolehkah aku menanyakan sesuatu?"

"tentu, silahkan saja"

"Apa kau sudah merasa bahagia?"

"Bahagia? sulit untuk menjawabnya, bahkan arti dari kata bahagia itu sendiri belum jelas bagiku... Kenapa engkau bertanya seperti itu?"

"
Aku ini suara hatimu, dan aku belum merasakan kebahagiaan di dalam sini, aku merasa sesak, merasa tidak tenang, merasa sangat gelisah...
dulu pernah suatu waktu, aku merasakan begitu sejuk, begitu lapang,begitu nyaman, tapi itu hanya sekejap saja... Dan saat itulah kau sedang bahagia"

"Benarkah? Kapankah itu?"

"Ya! Benar! itu terjadi ketika engkau sedang merasa butuh dan rindu, kemudian engkau memuaskan kerinduanmu, sepuas-puasnya..."

"Butuh? Rindu? Butuh apa? Rindu kepada siapa?"

"
Tahukah kau? ternyata kau ini adalah seseorang yang sangat tidak tahu diri dan tidak tahu bersyukur...?"

"Kenapa kamu berkata seperti itu?"

"Jawab pertanyaanku ini. Siapa sebenarnya dirimu?"

"Aku... yang kutahu aku adalah seorang manusia, aku anak kedua orang tuaku yang keduanya guru, saudaraku ada 4, semuanya perempuan, sekrang aku adalah seorang mahasiswa, aku adalah seorang aktivis kampus, dan selama ini aku hidup dan bisa bertahan bisa melakukan sesuatu seperti sekarang ini karena Allah Azza wa jalla, dan aku tahu kalo aku adalah hambaNya, dan aku juga khalifahNya di bumi ini... maka misi hidupku akan ku persembahkan untuk Allah semata..."

"
Klise... Apa kau sudah benar-benar yakin dengan perkataanmu? ataukah hanya sekedar kata-kata indah yang kau contek dari buku-buku islam yang kau baca?"

"...... aku yakin ..... setidaknya, aku merasa yakin,"

"
Lalu kenapa engkau belum bahagia? kenapa ? apa hanya karena engkau baru sebatas mengucapkannya dan merasa yakin itu sudah cukup bagimu? kalau itu cukup engkau seharusnya merasa bahagia, apapun kondisimu, apapun kesulitan yang kau hadapi"

"...kau benar... aku hanya baru bisa menjadi seorang pembual sekarang, kata-kata itu... hanya sebatas kata-kata, hanya sebatas barisan huruf yang tidak bermakna... Engkau tahu itu, karena engkau hati nuraniku... tunjukkanlah padaku jalan kebahagiaan itu..."

"
Mudah, kau setidaknya sudah tahu tentang siapa dirimu di hadapan Tuhanmu, tapi itu belum cukup, sama sekali belum cukup, karena banyak hal...

engkau masih saja menjadi orang yang kurang bersyukur...
engkau masih saja menjadi pemalas...
engkau masih saja menjadi pengkhayal, meski engkau mempunyai mimpi-mimpi yang luar biasa...

Sudah baikkah ibadah mu?
sudah khusyuk'kah Sholatmu?
Sudah berapa banyak pengorbananmu untuk Allah Azza wa Jalla?

pikirkan...

dan bahkan masih banyak maksiat yang engkau perbuat
masih banyak kesalahan yang kau lakukan
masih juga banyak kesia-siaan yang kau lakukan terhadap waktumu...

sekian banyak nasehat yang kau berikan kepada orang-orang disekitarmu
engkau berusaha berperan menjadi orang yang pintar dan serba tahu...
tapi jangan lupakan kondisi pribadi mu...
Jadilah teladan sebelum berbicara pada orang lain...

Sudah puaskah dengan perbuatan-perbuatan yang kau katakan itu untuk Allah??
yakinkah bahwa tidak ada niat yang menyimpang?
luruskan niat!!

dan yang paling parah... engkau merasa sudah cukup berilmu, merasa diri sudah cukup baik sehingga engkau menganggap proses pembinaan pribadimu bukanlah prioritas utama lagi...

salah besar!!
Beruntunglah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin
Merugilah orang yang hari ini sama dengan hari kemarin
dan celakalah orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin...

tahukah kau?? kau tidak termasuk orang yang beruntung itu, bahkan bukan pula orang yang merugi... engkau adalah orang yang celaka...

kebaikan yang kau lakukan semakin lama semakin menurun.
Kata-kata indah yang kau ucapkan tadi, tidak membuatmu bergerak untuk melakukan tindakan nyata...
Apa peranmu sebagai hamba Allah?
Apa kontribusimu untuk Agamamu?
lupakah kamu dengan kedua orang-tuamu?
tidak ingatkah kamu dengan keluargamu yang kau biarkan mereka dalam kejahiliahan, tanpa sedikitpu aksi nyata dari mu untuk menyelamatkan mereka?

pikirkan itu...

Bertindaklah, tunjukkah Aksi nyatamu...
Jangan hanya diam mengetahui kebodohanmu, mengetahui kondisi lemahmu, jadi lah pejuang sejati...

Selamat berjuang ... "

03 Agustus 2009

Mukhoyam yang kurang optimal

Bismillahirrohmanirrohiim...

Subhanallah, pengalaman yang luar biasa, meskipun kalah "serem" dibandingkan pengalaman-pengalaman sebelum ini, tapi ini kali pertama ikut apa yang di namakan "Mukhoyam".
Camping and hiking ala aktivis. Karena penyelenggara adalah rekan-rekan di organisasi sendiri jadi pesertanya pun anggotanya sendiri. Bahkan peserta pun merangkap menjadi panitia. Idealnya sih untuk umum, tapi umumnya pada gak iku jadi ya... untuk konsumsi sendiri deh...

hari pertama : jum'at 31 juli 09, acara dimulai tapi saya belum bisa ikut karena masih ada agenda penting rutin mingguan pada malam sabtu itu, jadi menyusul keesokan harinya. Kata yang berangkat pertama sih, pake bis menuju tempat mukhoyam di Kec. Ngablak, MGL sangat lama. Ia berangkat dari jam 2 siang, sampai di lokasi jam 8 malam... selevel sama jogja - tegal tuh..

Hari kedua : janjian kumpul di sekre jam 7am, tapi karena suatu "tradisi" yang buruk, dan pandangan negatif teman-teman tentang ketepatan waktu, maka si pemberitahu waktu berkumpul memberitahukan 1 jam sebelum waktu sebenarnya... Agak sebel dengan "tradisi" ini. Bikin umat jadi terbiasa meleset waktunya...
berangkat akhirnya jam 8.30 dari sekre. Masing-masing dengan belalang tempurnya yang keren-keren. dan yang kelihatan paling keren adalah belalang tempur ku, (liat kata-kata "kelihatannya"), milik temen sih, tapi ngotot pengen nyetir, soalnya kalo gak nyetir bakal tertidur lelap di kursi belakang...
sampai Mount Island (Muntilan) perjalanan cukup lancar, dan kami menjemput seorang rekan yang bertempat tinggal di sana. Jadi total anggota rombongan ada 6 orang. Ada berapa jumlah anggota yang berangkat dari sekre??

terus naik- dan naik terus ke lereng pegunungan Merbabu, dingin, tapi subhanallah... kweren banget...

belalang tempur masih oke-oke saja sejauh ini... 10 kilo mendekati tujuan, terasa ada yang aneh dengan tungganganku... kadang-kadang tarikannya tiba-tiba lenyap ketika di gas. Yang punya bilang sudah lebih dari 3 bulan gak di servis dan ganti oli!!! Insya Allah selamat!! yang jelas sampai sekarang masih bisa menulis blog sampai disini...

dengan dag-dig-dug penuh khawatir "jangan-jangan" motornya mogok, tapi Alhamdulillah... tetap sampai tujuan dengan selamat. Begitu sampai langsung naik ke lereng tempat mendirikan tenda. brrr.. duinginnya... seger...

sampai di lokasi jam 11 am, kemudian langsung ke agenda mukhoyam selanjutnya, ada materi tentang "Keistiqomahan", ini materi klasik tapi dibutuhkan oleh semua orang... termasuk aku.

Pentingnya penjagaan amalan yaumiah untuk menjaga keistiqomahan, pentingnya mendekatkan diri selalu kepada Allah subhanahuwata'ala. itu inti yang saya tangkap, setidaknya...

dilanjutin kuis gokil dari ketua, dan bkknya... bener-bener gak seru dah... dijamin...!!!

trus sholat and pulang ke tenda, ditengah perjalanan, ketemu sama kucing kecil di pinggir jalan. Wah ribut banget dah pokoknya.. kayaknya ketinggalan induknya dia. Kemudian ku dekatin di elus dikit dan jadilah ia jinak padaku. Tapi ada efeknya!
sisa perjalanan kira-kira 500m, naik turun, ternyata kucing itu pengen ikut. pada protes sih temen-temen, tapi the show must go on!! whatever its takes!!
dan Malam itu kucing itu ikut makan bareng dan tidur bareng dengan anak-anak. bahan ikut pula menghangatkan diri di api unggun, dengan jarak antara kucing dengan api tidak lebih dari 25cm!! Alhamdulillah gak kebakar..

malamnya, ngobrol dan diskusi, lagi-lagi sesuai dengan judul postingan ini...boring banget dah.. gak da outpunya, pada sibuk kedinginan sih!!

Hari ketiga, jam 4 bangun, sempet witir 3 rakaat, terus shubuhan, habis itu, GAME!!!!
peperangan di pagi hari!! ikhwaners dibentuk 2 kelompok, masing-masing mempunyai misi untuk merenggut "nyawa" lawannya, berupa sepotong tali rafia yang di simpan serapi mungkin. Ini nih paling seru nih, banting-bantingan, sempet digulung ma temen, sampe sakit badannya..
But, kelompokku menang, dengan kerja kelompok yang baik!!!

then....


THIS IS it..

NAIK GUNUNG!!!

target : Gunung Andong, 1800mdpl, kondisi jalur : cukup extreme, diluar jalur umum!!!

sulit di katakan, yang jelas, temen-temen yang biasanay banyak omong, banyak becanda, tiba-tiba terdiam, temen-temen yang keliatannya kuat jadi hilang kekuatannya, lecet dimana-mana, dengkul terkena gempa lokal, capek luar biasa, ditambah minuman habis...

habis cari penyakit sih, ada jalur yang normal dan enak, ada tangganya, eh malah milih jalur pencari "kayu", serem banget dah kalo sampe ada yang jatuh. apa lagi Akhwaters ikut juga, dengan jalur yang sama. TAPI salut!! walaupun pada pake rok, tapi mereka tangguh!!!

yang paling terasa gregetnya ya naik gunung ini, riyadoh yang mantap!!
Yahhh, walaupun tidak semantap Mendaki MERbabu dan MERAPI dalam 3 hari yang tempo hari pernah aku jalani sih...
But this is great!!! Karena bersama dengan saudara-saudaraku yang sholeh, yang selalalu ngingetin tentang Allah, tentang ibadah...
Sger dah..!!

Antum pernah Mukhoyam?
Kalo belum, cobain deh...!!

NB : Tapi pastikan mukhoyam antum berkualitas

http://alloh-only.blogspot.com
teruslah menjadi seorang pejuang!!!

26 Juli 2009

In my mind

Bismillahirrohmanirrohiim..

Hanya nulis..
Ya, tulisan ini hanya sekedar tulisan, yang ditulis ketika sedang banyak hal yang berlalu-lalang di kepala. Dan mumpung sedang ada kesempatan, ketika komputer di "markas" perjuangan kami nganggur. Sekalian nunggu isya'

Satu hal yang terlintas adalah

Mati

It's look scary ha?
Meski udah tahu cita-cita tertinggi itu adalah Mati plus-plus, ya plus titlt syahid donk di mata Allah azza wa jalla. But, gimana ya langkah menuju kesana?

Kalo coba dikait-kaitkan sama apa yang dilakukan sekarang, dan dengan life plan yang sudah dibuat dan sedang dikejar, sepertinya belum kebayang prosesnya...

I wanna be a "teacher"!!

Ya gitu deh... perlu di pikirkan matang-matang prosesnya. Jadi guru di palestin sepertinya peluang besar tuh menuju cita-cita itu... hehehe... Tapi gak itu saja, ada hal lain terkait dengan sesuatu yang disebut "kontribusi".
YANG PASTI, SEBELUM DIRIKU MENINGGAL, AKU HARUS SIAP!!
Siap dengan bekal yang kubawa nanti. Siap dengan jawaban atas pertanyaan "Untuk apa waktumu di gunakan?" dengan jawaban yang mantap , tegas, dengan rasa bangga di hadapan penanya dengan jawaban

KONTRIBUSI untuk agama Allah dan untuk kemashlahatan manusia!!!!

KONTRIBUSI yang steril, bersih, higienis dan tentu saja bebas kontaminasi virus "riya"

IKHLAS...


Ya... Idealisme itu ada di dalam diri.
Namun kadang sulit terealisasi dalam bentuk aksi dan perbuatan nyata yang jelas.

Berucap itu mudah, bahkan lebih mudah daripada hanya sekedar menulis di blog ini. Tapi istiqomah itu ....

Tampaknya jauh sekali kelihatannya ...

Hal lain yang terlintas saat ini . . .

tentang KONTRIBUSI itu adalah mengenai keefektifan dari kontribusi yang akan ku lakukan dan arah menuju cita-cita "itu". Menjadi "guru", itu adalah pekerjaan yang ya... kalo bisa disebut di area zona aman dan nyaman sepertinya memang pantas. walaupun banyak juga guru yang mendapat gelar Asy-syahid, misalnya saja Sayyid Quthb...
Pasti butuh kerja keras extra, dan luar biasa!!

ITU PASTI...

Ini hanya sekedar tulisan, untuk belajar bagaimana menjadi seorang guru, untuk disiplin ilmu yang ku geluti sekarang, "physics", pasti membutuhkan skill menulis dan cara penyampaian yang baik dan bagus agar belajar menjadi menyenangkan...

Sambil kuajari fisika, orang yang kuajari akan menjadi target misiku...

Misi dakwah ku...

Semoga Allah Yang Maha Tahu senantiasa memberi petunjuk kepada hamba yang hina ini...

dan juga kepada kita semua

"JADIKAN insan ini menjadi JALAN KONTRIBUSI untuk Mu ya Allah.."



"teruslah menjadi seorang pejuang!!"

Followers!!