Bismillahirrohmanirrohiim. . .
Gimana cara membuat blog anda menghasilkan uang??
Yang paling lumrah adalah : pasang iklan / sponsor...
dari sekian banyak perusahaan pengiklanan, sperti Google Adsense, AdBrite, kumpulBlogger.com, adsenseCamp.com, maka yang tak sarankan untuk adalah produk indonesia saja yakni
1. Adsense Camp
Yang ini daftar gampang, pasang script iklan juga tidak ribet, pendapatan kita pun lumayan . . .
Anda akan dibayar Rp.300,00 tiap orang yang meng-KLIK iklan anda, ya HANYA meng-KLIK!!! Meskipun si pengeKliK tidak mendaftar iklan tersebut . . . Bayangkan jika 1000 orang mengKLIK iklan anda!!
Itu saja, mudah kan??
daftar di SINI
Adsense camp tidak mengkategorikan iklan-iklannya, namun tidak perlu khawatir, tidak ada iklan berbau porno di dalamnya . . .
2. KumpulBlogger.com
Kalo yang ini juga sama-sama gampang, iklan lebih bervariasi, biasanya berbentuk banner. Komisi untuk blogger juga Rp.300,00 untuk tiap KLIK
daftar DISINI
layak untuk dicoba, mengenai pembayaran, keduanya menyediakan fasilitas pembayaran melalui transfer ke rekening bank-bank besar di Indonesia.
Tidak ada salahnya hobi kita menjadi blogger menjadi saranan penjemputan rizki bagi . . .
Selamat Mencoba
Bismillahirrohmanirrohiim . . .
Alhamdulillahirobbil'alamin, Allahumma sholli 'ala muhammad wa ala 'ali muhammad . . .
"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kepada Islam secara menyeluruh. Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya Syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu." (QS Al-Baqarah:208)
Saya memulai pembahasan dari ayat ini, berawal dari pemikiran-pemikiran umat islam yang diracuni oleh pemikiran-pemikiran kaum kafir, pemikiran kaum barat yang mencoba menyerang Islam, yang mencoba melemahkan umat Islam ini. Mereka menyadari bahwa usaha untuk menyerang umat Islam secara frontal akan sia-sia jika umat ini memiliki totalitas dalam bertauhid dan totalitas dalam beragama. Karena bagi umat Islam Jihad adalah suatu cita-cita.
Ketika mereka menyadari hal ini, dengan sangat lihai mereka mencoba menyerang melalui sisi pemikiran. Mereka mengetahui bahwa Islam itu komprehensif, ia menjangkau kehidupan bermasyarakat, beradab (tingkah laku), beragama, ilmu (sains), ekonomi, sosial, budaya, dan kenegaraan / politik. Rasulullah Sholallahu 'alaihi wassalam adalah seorang politikus (dengan segala pengertian yang dimiliki) yang ulung, dan sekaligus seorang pemimpin spiritual yang ulung pula. Namanya tidak akan pernah bergeser dari urutan pertama orang paling berpengaruh dalam sejarah.
Melalui Islam, yang juga mencakup sistim politik, negara Islam yang dipimpin oleh Rasulullah mempunyai kekuatan tak tertandingi, memiliki posisi yang sangat diperhitungkan dalam perhelatan kekuasaan di dunia saat itu.
Karena Agama Islam ini, yang diajarkan oleh Rasulullah, memerlukan penjaga untuk menjaga keberlangsungan dan penyebarannya, untuk menjaga proses pemurnian Tauhid seluruh umat manusia. Dan negara ini tidak boleh terkungkung dalam ruang sempit wilayah, tetapi ia bersifat international, dimana ada umat muslim berada. Dengan negara ini juga memiliku kekuatan dan stamina yang luar biasa karena Agama Islam itu sudah berintegrasi didalamnya. . .
Orang-orang yang berpikir bahwa agama dan politik ada pada sisi yang berbeda, adalah akibat dari racun-racun pemikiran kaum kafir yang menghendaki Islam hancur, menghendaki Islam hanya terkungkung pada ruang-ruang sempit masjid saja. Dan hanya pada masalah keagamaan saja.
Begitu pula dalam bidang ekonomi, sains dan bermasyarakat. Orang yang bersih hatinya dari segala prasangka, ketika ia mempelajari bagaimana Islam menyikapi (dengan pemahaman yang benar) bidang ekonomi, sains dan bermasyarakat ia pasti akan setuju bahwa Islam itu baik.
Namun racun itu sudah sedemikian jauh menyebar dalam urat nadi dan daging umat ini. Sehingga dapat kita lihat, pergerakan Islam yang melupakan wilayah politik, dan sebaliknya ada yang terlalu berfokus pada politik namun lupa pada sisi syariat. sebagian sibuk dengan bagian tertentu dan lupa pada hal lain. Adanya pemisahan sains dengan Islam, ekonomi dengan Islam, muamalah dengan Islam, berlebihan dalam menyikapi Nasionalisme, dan sebagainya...
TEGAKNYA KEKUASAAN ALLAH SECARA MUTLAK DIMUKA BUMI!!!
Kita semua pun setuju dengan ini . . .
Kita tidak menginginkan munculnya undang-undang yang menentang syariat Allah, karena penguasa dan pembuat hukum adalah Allah semata . . .
Kita menginginkan seluruh umat manusia menikmati indahnya Islam, membebaskan mereka dari kekuasaan manusia lain menuju kekuasaan Allah semata . . .
Dan membebaskan umat dari kelemahan dan kelaliman agama kepada keadilan Islam . . .
Untuk itu, ISLAM HARUS DITERAPKAN SECARA KOMPREHENSIF!!!
Kita tidak bisa memisahkan pembicaraan tentang politik dengan Islam, begitu pula memisahkan sains dengan Islam, dan begitu pula bidang-bidang lain . . .
Kita membutuhkan kekuatan ekonomi untuk menyokong dakwah ini, Rasulullah memiliki dukungan finansial yang luar biasa dari para shahabatnya dalam bidang ekonomi sehingga dakwahnya sukses...
Kita membutuhkan dukungan politik untuk mendukung dakwah ini, seperti halnya politikus-politikus ulung pada masa Rasulullah . . .
Kita memerlukan ilmu dalam bidang sains untuk keperluan dakwah tauhid yang mulia ini . . .
Mantapkan pembinaan dan pendidikan diri kita tentang Islam dan yang paling utama adalah ketauhidan dan aqidah kita. Kemudian kita susun kemampuan dan rapatkan barisan untuk melaksanakan tugas dakwah kita, JIHAD KITA!!!
Setiap pelaku dakwah harus menyadari tujuan dakwah tauhid ini. Jangan sampai kita terlena dengan kesibukan kita, namun lupa tentang esensi dakwah ini.
Jangan korbankan TAUHID dan AQIDAH kita demi apapun!!!
Allahu Akbar!!
Allahu a'lam bishowwab
Bismillahirrohmaanirrohiim . . .
Assalamu'alaykum wr wb ikhwah . . .
La ila ha illAllaahu . . .
Tulisan ini berangkat dari keprihatinan dan kekecewaan terhadap saudara-saudara saya sesama muslim, sesama pejuang dakwah . . .
Sesungguhnya tiada ilah selain Allah, dan inilah yang harus menjadi fokus dan tujuan kita dalam berdakwah, inilah yang harus selalu menjadi visi yang mendorong kita untuk berjuang . . .
Kecewa, sebel, dan rasa "aneh" selalu muncul ketika kita selaku sesama muslim, dan selaku pejuang dakwah saling menyalahkan dan saling menelikung saudara-saudaranya...
Kenapa tidak kita habiskan fokus dan waktu kita untuk menegakkan kalimat tauhid, untuk melawan kemusyrikan di bumi Allah ini?? Kenapa kita lebih bersemangat untuk saling menyalahkan, untuk saling mengkritik saudara-saudara kita yang lain?
Kalau saya menjadi orang kafir, mungkin saat ini senyum lebar dan tawa halus dan bahagia sedang mengembang. Saya mungkin tidak akan berhenti tersenyum dan dengan suka cita terus menambah kerusakan dan kehancuran umat islam, untuk melaksanakan kepentingan-kepentingan pribadi, untuk meng-golkan tujuan syaiton di muka bumi...
Namun, saya adalah seorang muslim juga . . .
Perih hati ini ketika mendengar ataupun membaca tulisan-tulisan yang muncul dari pergerakan islam yang menghujat pergerakan lain, atau ulama-ulama tertentu padahal belum jelas kesalahan-kesalahan yang dihujat tersebut . . .
Saudara-saudaraku . . .
Mari kembali kita fokuskan diri kita pada tujuan dari agama ini, untuk menegakkan kalimat tauhid yang agung...
Entah cara apa yang antum pilih, selama itu tidak salah, silahkan dilakukan, toh mendebat cara orang untuk berdakwah adalah suatu hal yang tidak ada ujung pangkalnya, kecuali dilakukan dengan kebesaran hati dan kerendahan hati . . .
Jadikan diri kita ini menjadi orang yang terbuka hati dan pikirannya, jangan berpikir sempit, karena hal tersebut membuat ilmu akan menjauh dari kita, padahal ilmu adalah wajib kita miliki dalam berbuat, apapun itu . . .
"kita adalah perekat, bukan penyekat"
"tidak ada waktu untuk saling menyalahkan dan saling menuduh, kita harus berkontribusi dalam waktu yang terbatas ini"
Semangat untuk bersatu!!!
Untuk Allah dan Rasul!!!
Bismillahirrohmaanirrohiim . . .
Belakangan ini otak sering berpikir, berpikir bagaimana membuat apa yang saya alami saat ini, apa yang saya dapatkan saat ini bisa saya tularkan kepada orang lain, kepada semua orang . . .
Yaitu nikmatnya iman, nikmatnya berislam . . .
Meski baru sedikit, namun hal itu sangat berharga . . .
Pikiran yang terlintas ketika itu adalah . . .
“Setiap kepercayaah, setiap akidah pasti mempunyai konsekuensinya masing-masing . . .”
Misalkan seperti ini, seseorang mempercayai adanya Tuhan ada kehidupan setelah kematian yang menuntut pertanggungjawaban, yang kemudian memiliki konsekuensi pencarian jati diri Tuhan itu melalui agama dan persiapan menuju kehidupan setelah kematian tersebut. Lalu ada seseorang lain yang meyakini Tuhan itu tidak ada dan tidak ada kehidupan setelah kematian.
Pada kasus tersebut, ketika kita memakai logika pedagang memilih percaya adanya Tuhan dan kehidupan setelah kematian adalah yang paling “menguntungkan”!! Karena kita akan siap menghadapi kehidupan setelah kematian, entah ada atau tidak kehidupan setelah kematian tersebut . . .
Kalo kita meyakini tidak ada kehidupan setelah kematian (yang pasti berefek pada ketidak siapan untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian, karena dianggap tidak ada), bagaimana kalau . . . kehidupan setelah kematian itu ada? Tentu ia akan sangat tidak siap dengan hal itu . . .
Orang yang tidak percaya adanya neraka, pasti ia secara tidak sengaja akan menuju kesana. Orang yang percaya pasti (tergantung taraf kepercayaannya) akan berusaha menghindarinya. Kalo kita memakai logika pedagang lagi, mempercayai adanya neraka itu lebih baik. Karena ada atau tidak kita akan selamat darinya . . .
Silahkan berhati-hati, tulisan saya diatas tidak bermaksud agar kita memakai logika pedagang ketika kita berakidah, berkepercayaan atau meyakini sesuatu. Hanya saja, saya bermaksud menunjukkan bahwa akidah / kepercayaan adalah sesuatu yang mengandung “resiko” dibalik tiap pilihannya. Ketika kita mengetahui ini tentu saja yang harus kita lakukan adalah mencari tahu dengan sebaik-baiknya akidah mana yang saya pilih, dengan dasar apa? Mengapa memilih itu? Bagaimana menjalaninya?
Dan tentu saja selalu berusaha mencari ilmu tentangnya dan tidak menjadi orang yang menutup diri dari informasi. Selalu meningkatkan kepercayaan dan keimanan kita, karena tiap kepercayaan / akidah yang saling bertentangan pasti akan saling mengganggu. Ketika kita tidak memiliki kekuatan keimanan tersebut, hal ini beresiko pada tumbangnya akidah kita dan berpindah kepada akidah yang lain . . .
Konsekuensi berakidah tidak hanya berdampak pada skala kecil kehidupan kita, namun berimbas pada kehidupan kita dimasa mendatang dan kehidupan kita setelah kematian.
Karena saya mempercayai kehidupan setelah kematian itu ada, Jannah dan Naar itu ada . . . dan Alloh subhanahuwata'ala itu ada (sangat jelas) dan Ia sangat mencintai kita, Ia sangat memperhatikan kita dan Ia sangat Berkuasa atas diri kita . . .
“Dan karunia Robb-mu mana lagi yang kamu dustakan?” (QS Ar-Rohmaan, isi dari sebagian suratnya)
Berakidah yang benar adalah sesuatu yang sangat penting, bahkan lebih penting dari apapun . . .
Hidup tanpa akidah yang benar, tanpa konsep Tauhid, bahwa tidak ada ilah selain Alloh, hanya seperti mayat hidup, yang berbuat seenaknya dan tanpa manfaat . . .
Terus belajar tentang akidah kita, terus mantapkan tauhid kita dan sampaikan kepada orang-orang disekitar kita . . .
“Dan tidak Ku-ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku”(Adz-Dzariyat : 56)
Dan Alloh menyukai orang-orang yang selalu berpikir. Mari selalu berpikir tentang setiap perbuatan kita, juga tentang setiap isi pikiran kita . . . sudahkan kita “benar” melakukannya? Sudahkan kita menjalani hidup “untuk Alloh”?
Followers!!
Nice Quote
Artikel Terpopuler
-
Cuma manusia kayaknya, yang sifat malasnya itu sudah teramat sangat, belum lagi suka mengeluh di sembarang tempat di berbagai kesempa...
-
Setelah menjalani proses belajar, membaca, merenung, berguru dan lain sebagainya, saya telah sampai pada kesimpulan yang meyakinkan, ba...
-
Pagi ini aku mendapatkan sms : "TES ANALOGIKA, Baca baik2.. "Pagi-pagi aku ada 2" "Siang aku cuma ada 1" "Kal...
-
Filsafat, sebagian orang tahu, namun tidak kenal. Buku yang diunggah ini merupakan buku pengantar mengenal filsafat yang ringan, namun c...
-
Hamba memohon perlindungan pada Mu ya Allah... dari kebodohan dan kekufuran Ini adalah artikel yang di tulis oleh Dai Keliling, Ahmad Tukira...
-
as Rekonstruksi Sejarah Kembalinya Al Quds Kepada Umat Islam, Studi Kasus Perubahan Sosial, oleh Budiman Shalahudin dan kemenanga...
-
Referensi ebook kali ini, adalah buku tentang Matematika untuk Fisika, kalo di tempat sya kuliah dulu, ada 3 kali 3 sks kuliah ini, Matfis I...
Mari berlangganan artikel blog ini
Categories
- 24 Ilmu Milyader (1)
- Bebas - Arti sebuah blog (2)
- Bebas - hanya forward (1)
- Bebas - Hanya nulis (35)
- Blogging - Blog Award (1)
- Blogging - Monetize your blog (1)
- buku bagus (2)
- Ebook Fisika (4)
- Fiksi - Ketika mas aktivis pergi (1)
- Fiksi - Suri (1)
- Fisika (5)
- Gayus Tambunan (1)
- Islami (13)
- Islami - "Hilal" dari sudut pandang berbeda (1)
- Islami - Jadilah istimewa (1)
- Islami - Saksikan bahwa aku seorang muslim (1)
- Islamic - Arti Islam dalam pandanganku (1)
- Islamic - Berpikir dan berakidah (1)
- Islamic - Islam dan Feminisme (1)
- Islamic - Islam Komprehensif (1)
- Islamic - Kehendak dan kesabaran (1)
- Islamic - Pacaran (1)
- Islamic - Pemimpin yang dicintai (1)
- Islamic - Pemimpin yang sebaiknya ditolak (1)
- Islamic - Realita Dakwah itu (1)
- Islamic - Revolution (1)
- Islamic - Sadarkah kita? (2)
- Kontes - Wisata SEO Sadau (1)
- Kontribusi (1)
- Motivasi (2)
- Pembahasan Soal (2)
- Pembukaan (1)
- Physics (3)
- Terkini - Download gratis BUKU GURITA CIKEAS (1)
- Tutorial - Tips dan Trik SEO tercanggih (1)
Archives
-
►
2018
(8)
- ► 12/02 - 12/09 (4)
- ► 05/27 - 06/03 (1)
- ► 05/20 - 05/27 (2)
- ► 03/11 - 03/18 (1)
-
►
2017
(3)
- ► 12/10 - 12/17 (1)
- ► 06/18 - 06/25 (1)
- ► 01/22 - 01/29 (1)
-
►
2016
(5)
- ► 12/18 - 12/25 (1)
- ► 11/13 - 11/20 (1)
- ► 06/26 - 07/03 (1)
- ► 02/28 - 03/06 (2)
-
►
2015
(13)
- ► 11/15 - 11/22 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 09/27 - 10/04 (1)
- ► 09/06 - 09/13 (2)
- ► 07/19 - 07/26 (1)
- ► 07/12 - 07/19 (1)
- ► 06/28 - 07/05 (1)
- ► 03/08 - 03/15 (2)
- ► 03/01 - 03/08 (3)
-
►
2014
(14)
- ► 11/16 - 11/23 (1)
- ► 11/02 - 11/09 (2)
- ► 10/26 - 11/02 (1)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
- ► 09/28 - 10/05 (3)
- ► 09/21 - 09/28 (1)
- ► 09/14 - 09/21 (4)
- ► 05/18 - 05/25 (1)
-
►
2013
(7)
- ► 12/22 - 12/29 (2)
- ► 07/21 - 07/28 (1)
- ► 04/28 - 05/05 (1)
- ► 03/24 - 03/31 (1)
- ► 03/10 - 03/17 (1)
- ► 01/20 - 01/27 (1)
-
►
2012
(19)
- ► 12/30 - 01/06 (2)
- ► 12/23 - 12/30 (1)
- ► 12/02 - 12/09 (1)
- ► 11/25 - 12/02 (1)
- ► 11/04 - 11/11 (1)
- ► 10/28 - 11/04 (1)
- ► 10/21 - 10/28 (2)
- ► 10/07 - 10/14 (1)
- ► 09/09 - 09/16 (1)
- ► 09/02 - 09/09 (1)
- ► 06/17 - 06/24 (1)
- ► 05/20 - 05/27 (2)
- ► 05/06 - 05/13 (1)
- ► 03/18 - 03/25 (1)
- ► 02/26 - 03/04 (1)
- ► 01/15 - 01/22 (1)
-
►
2011
(25)
- ► 12/25 - 01/01 (1)
- ► 11/27 - 12/04 (1)
- ► 10/30 - 11/06 (2)
- ► 08/28 - 09/04 (1)
- ► 07/17 - 07/24 (1)
- ► 07/10 - 07/17 (1)
- ► 05/08 - 05/15 (1)
- ► 05/01 - 05/08 (1)
- ► 04/03 - 04/10 (1)
- ► 03/27 - 04/03 (1)
- ► 03/20 - 03/27 (2)
- ► 02/27 - 03/06 (4)
- ► 02/20 - 02/27 (1)
- ► 02/13 - 02/20 (4)
- ► 02/06 - 02/13 (1)
- ► 01/16 - 01/23 (1)
- ► 01/09 - 01/16 (1)
-
►
2010
(23)
- ► 12/19 - 12/26 (2)
- ► 12/12 - 12/19 (1)
- ► 12/05 - 12/12 (1)
- ► 11/07 - 11/14 (3)
- ► 10/24 - 10/31 (1)
- ► 10/10 - 10/17 (2)
- ► 10/03 - 10/10 (1)
- ► 09/26 - 10/03 (1)
- ► 09/19 - 09/26 (1)
- ► 08/22 - 08/29 (2)
- ► 07/04 - 07/11 (1)
- ► 06/27 - 07/04 (1)
- ► 06/20 - 06/27 (1)
- ► 04/11 - 04/18 (1)
- ► 03/14 - 03/21 (1)
- ► 01/31 - 02/07 (1)
- ► 01/24 - 01/31 (1)
- ► 01/10 - 01/17 (1)
-
►
2009
(35)
- ► 12/27 - 01/03 (1)
- ► 12/13 - 12/20 (1)
- ► 11/22 - 11/29 (1)
- ► 11/08 - 11/15 (3)
- ► 10/25 - 11/01 (1)
- ► 10/11 - 10/18 (1)
- ► 10/04 - 10/11 (1)
- ► 09/27 - 10/04 (2)
- ► 08/23 - 08/30 (1)
- ► 08/16 - 08/23 (2)
- ► 08/09 - 08/16 (1)
- ► 08/02 - 08/09 (1)
- ► 07/26 - 08/02 (1)
- ► 07/19 - 07/26 (2)
- ► 06/14 - 06/21 (1)
- ► 06/07 - 06/14 (1)
- ► 05/31 - 06/07 (1)
- ► 05/24 - 05/31 (3)
- ► 05/17 - 05/24 (2)
- ► 05/10 - 05/17 (1)
- ► 05/03 - 05/10 (1)
- ► 04/26 - 05/03 (2)
- ► 04/19 - 04/26 (4)
Saya itu . . .
- Ibnu Abdillah
- Yogyakarta, DIY, Indonesia
- Sudah 23 tahun. Meskipun sudah sarjana, tapi masih terus belajar...
Link Sahabat
-
Menuju AKHIRAT
Hikmah Teladan
Vibramusica
Rengzzone Unique art Galery
Indonesia Times
Martial Arts (budi-boy)
Download e-book GRATISS!!!
Uswah Islam
Bintang Air
Ponsel HP
Tamilthrill
Blog Buat Blogger
Ahlus sunnah
Health up your life



