14 Mei 2011

Asas aksi terkecil

Alam ini berjalan memenuhi hukum-hukum fisika. Beberapa hukum yang telah dikenal misalnya hukum Newton tentang gerak, hukum Kepler, dan lain-lain. Hukum-hukum tersebut ternyata berlaku mengikuti aturan yang lebih umum, yaitu asas atau principle.

Jadi asas derajatnya lebih tinggi daripada hukum, tentusaja jumlah asas lebih sedikit daripada hukum. Hukum pemantulan dan hukum Snelius dalam pembiasan misalnya, ternyata terangkum dalam asas waktu tersingkat Fermat.


Fisika akan terasa menyenangkan ketika kita mulai membicarakan asas ini, kemudian bereksplorasi mencari asas asas lain dilingkungan kita. Bagaimana jika asas-asas tersebut ternyata memiliki keteraturan yang sama? Ada kemungkinan kita akan mengetahui bagaimana alam semesta ini bekerja secara umum.

Mungkin.

Di artikel ini, admin menyertakan slide presentasi tentang ASAS AKSI TERKECIL, sekedar pengantar untuk mengetahui cara kerja asas aksi terkecil ini. Hasilnya, pembaca diharapkan akan mengetahui bagaimana persamaan Euler-Lagrange diturunkan. Slide ini disampaikan pada acara Pesantren Fisika angkatan III, di Universitas Gadjah Mada.

berikut linknya :

http://www.ziddu.com/download/14985208/Asasaksiterkecil.7z.html

02 Mei 2011

ON-MIPA PT 2011 | Tujuan dan maksud penyelenggaraan

Acara besar telah terselenggara, kompetisi Nasional ON-MIPA PT 2011,
para pemenang sudah ditentukan, dan masing-masing telah menerima hasil jerih payahnya. Total hadiah diperkirakan mencapai lebih dari 1 milyar. Seperti tidak mau kalah dengan OSN di SMA atau SMP, ataupun OSN-PTI oleh pertamina. Namun, layakkah dana sebesar itu HABIS untuk acara seperti itu?

Seorang dosen di FMIPA UGM, di prodi Fisika mengatakan OSN dan semacamnya itu bukanlah hal yang penting, masih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting dan layak. Orang yang menjadi juara di Olimpiade belum tentu mampu menjadi ilmuwan yang hebat dan mampu memberikan sumbangsih untuk negaranya.

Sementara itu banyak orang lain yang berpikiran sebaliknya. Pertamina pada pembukaan OSN-PTI 2009, mengatakan OSN-PTI versi mereka memiliki dampak yang besar, yaitu menumbuhkan rasa "scientific couriousity" atau rasa penasaran ilmiah. Harapan dari timbulnya rasa penasaran ilmiah itu adalah majunya ilmu pengetahuan alam Indonesia yang nantinya akan membantu kebangkitan teknologi dan peradaban bangsa ini. Meskipun ada tujuan "sampingan" pertamina mengadakan acara OSN-PTI ini, yaitu penyaluran dana CSR Pertamina yang besar serta pencarian kader-kader baru Pertamina.

Sementara itu sebagian peserta ON-MIPA PT 2011, ketika ditanyakan mengenai pendapat mereka tentang dampak penyelenggaraan acara itu untuk kemajuan bangsa sebagian mengatakan tidak begitu berpengaruh. Karena acara ini hanya terkesan acara adu kepintaran dan ajang mencari "uang" bagi para peserta. Peserta lain mengatakan, setidaknya untuk bidang tertentu, yang akan mengirimkan wakilnya ke ajang kompetesi internasional, akan mengharumkan nama bangsa.

Itu beberapa tanggapan dari beberapa pihak.

Dari DIRJEN DIKTI selaku penyelenggara mengemukakan 3 tujuan utama penyelenggaraan acara ini yaitu :
1. Menjadi ajang / forum perkenalan untuk berbagai mahasiswa dari segala penjuru
2. Mengingat pentingnya MIPA yang diharapkan jika MIPA indonesia MAJU maka Teknologi dan peradaban bangsa ini pun akan maju pula
3. Memasyarakatkan MIPA kepada masyarakat, mengingat citra MIPA di masyarakat yang terkesan buruk.

itulah yang hendak di tuju oleh penyelanggara ON-MIPA  2011.

Bagi kami para peserta, mungkin kami tidak terlalu mengetahui tujuan ini. Bagi saya pribadi, ajang ini adalah arena berlatih untuk mempersiapkan bekal keilmuan untuk menjadi peneliti di bidang MIPA.

Olimpiade telah berakhir pada hari Ahad, 1 Mei 2011, SELAMAT kepada para pemenang, terus lanjutkan proses pembelajaran itu. Tidak cukup sekedar medali, karena hanya anda yang merasakan dampak dari medali dan dana itu. Buat semua orang merasakan manfaat dari ilmu yang anda pelajari.

Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, apapun itu... gali terus potensinya.

07 April 2011

Mathematical Methods in Physical Sciences, Mary L Boas | an ebook

Referensi ebook kali ini, adalah buku tentang Matematika untuk Fisika, kalo di tempat sya kuliah dulu, ada 3 kali 3 sks kuliah ini, Matfis I, Matfis II dan Matfis III. Pengetahuan tentang ini sangat diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan fisika disekitar kita dengan alat "matematik" yang tepat.

Mary L. Boas, adalah salah satu pengarang buku Mathematical Methods ini. Buku ini dicantumkan dalam daftar referensi di buku panduan perkuliahan di Universitas Gadjah Mada. Cukup mudah dipahami, dengan contoh soal yang banyak, serta latihan dan kunci jawaban untuk melatih ketrampilan pembaca. Cukup lengkap, karenanya buku ini terlihat cukup tebal, hingga lebih dari 700 halaman.
Ada beberapa buku lain yang bisa dipakai, seperti karya Erwyn Kriezyg, biasanya dipakai oleh mahasiswa teknik.


silahkan nikmati link downloadnya di library.nu

28 Maret 2011

Definisi dari "definisi"

Apa sih definisi itu?
kuberi tahu dulu kawan, ia adalah dedengkot, akar paling dominan, atau biang kerok mungkin, dari setiap konsekuensi yang muncul dari permasalahan matematika dan fisika kita. Makanya jangan bangga dulu kalo kita merasa jago dengan bisa mengerjakan soal, tapi bingung (atau minimal sok tahu) ketika ditanya tentang definisi tentang "sesuatu".


misalnya kita ditanya tentang : "apa sih massa itu?", "apa sih sistem koordinat?", atau mungkin pertanyaan-pertanyaan lain. Sepertinya mudah untuk dijawab ya?? tapi kita perlu waspada, definisi yang kita sampaikan mestinya memunculkan konsekuensi yang logis dan sesuai dengan kenyataan yang ada. misalnya definisi massa, konsekuensinya harus bisa dikaitkan dengan hukum newton tentang gerak, atau tentang gravitasi, dan konsekuensi lainnya. 
Begitu pula dengan sistem koordinat, definisi kita, harus bisa menunjukkan bahwa sistem koordinat itu bisa di alih-ragam kan (transformasi), dari suatu sistem koordinat ke sistem koordinat lain.
Jadi tidak sembarangan...

"Bisa jadi ia tidak bisa menyelesaikan permasalahan , karena tidak tahu apa sebenarnya permasalahan yang terjadi."

Tidak tahu definisi? Bagaimana mungkin bisa memahami secara mendalam? apalagi menyelesaikan persoalan?

 oke, kita check dulu, apa sebenarnya definisi dari "definisi" itu sendiri?
A definition is a passage that explains the meaning of a term (a word, phrase or other set of symbols), or a type of thing. (wikipedia.com)

Definisi adalah kutipan yang menjelaskan makna dari suatu istilah (kata, frase atau kumpulan simbol-simbol lain), atau jenis dari sesuatu.
Nah, dalam membuat definisi itu sendiri ada beberapa aturan :
  1. A definition must set out the essential attributes of the thing defined. (menunjukkan ciri khas yang penting dari hal sesuatu yang didefinisikan)
  2. Definitions should avoid circularity. To define a horse as 'a member of the species equus' would convey no information whatsoever. For this reason, Locking[specify] adds that a definition of a term must not comprise of terms which are synonymous with it. This would be a circular definition, a circulus in definiendo. Note, however, that it is acceptable to define two relative terms in respect of each other. Clearly, we cannot define 'antecedent' without using the term 'consequent', nor conversely. (tidak boleh berputar-putar, namun boleh mengaitkan 2 istilah yang mirip satu sama lain)
  3. The definition must not be too wide or too narrow. It must be applicable to everything to which the defined term applies (i.e. not miss anything out), and to nothing else (i.e. not include any things to which the defined term would not truly apply). (Tidak terlalu melebar atau terlalu dangkal. Definisi harus bisa diterapkan untuk semua hal terkait dengan istilah tersebut)
  4. The definition must not be obscure. The purpose of a definition is to explain the meaning of a term which may be obscure or difficult, by the use of terms that are commonly understood and whose meaning is clear. The violation of this rule is known by the Latin term obscurum per obscurius. However, sometimes scientific and philosophical terms are difficult to define without obscurity. (See the definition of Free will in Wikipedia, for instance). (Definisi tidak boleh kabur, atau samar-samar)
  5. A definition should not be negative where it can be positive. We should not define 'wisdom' as the absence of folly, or a healthy thing as whatever is not sick. Sometimes this is unavoidable, however. We cannot define a point except as 'something with no parts', nor blindness except as 'the absence of sight in a creature that is normally sighted'. (Definisi sebisa mungkin tidak boleh berbentuk pernyataan negatif, selama masih bisa positif. contohnya kesehatan jangan didefinisikan sebagai apapun yang tidak sakit. Namun terkadang, hal ini tak dapat dihindari, misanya definisi titik : sesuatu yang tidak memiliki bagian.)
Thats about definition. Definisi ini mirip dengan postulat, hanya saja postulat mengharuskan ada unsur "dogma" didalamnya. Postulat adalah sesuatu yang harus kita anggap benar, kemudian kita telusuri dampak dari postulat tersebut dan dari dampak tersebut dapat kita periksa kebenaran postulat itu.
Matematika, selalu berangkat dari definisi yang jelas, kemudian secara konsisten, menurunkannya menjadi teorema yang siap diaplikasikan.
Fisika, mestinya juga mengikuti tradisi ini. Karena fisika memakai matematika sebagai alat dan bahasanya. 

Bisa jadi, dengan mempelajari sesuatu yang mendasar itulah, peluang untuk mengembangkan ilmu fisika ini terbentang lebih besar.
Sama seperti Einstein yang harus berkutat dengan matematika yang sangat sulit (manifold, geometri riemannian, dan lain-lain), untuk merumuskan teori relativitas umum. Jadilah ia ilmuwan paling berpengaruh pada abad 20.

Jangan skeptis dengan matematik.

Followers!!