02 Februari 2010

Bergerak atau MATI



Ya Rabb
Karuniakan kepada hambaMu ini
Motivasi yang dahsyat, yang mampu menggoncangkan dunia ini


Setiap fajar terbit
Di padang rumput
seekor rusa harus segera berlari
berlari secepat mungkin
atau ia akan mati di terkam oleh singa

di padang rumput yang sama
singa harus segera bergegas dan berlari sekuat tenaga
atau ia akan mati kelaparan

Entah rusa ataupun singa keduanya harus berlari agar tetap hidup
bagi mereka
Berhenti bergerak, berarti
MATI


Berhenti berharap, itu sama artinya seperti seekor rusa yang berhenti berlari menyelamatkan diri.
Berhenti bermimpi, sama artinya seperti seekor singa yang tak mampu bergerak untuk mendapatkan makanannya.

Jangan pernah berhenti bermimpi atau pun berharap. Mimpi dan harapan adalah hak pribadi kita masing-masing. Tidak usah pedulikan komentar orang lain yang mencaci kita, ketika kita berbuat sesuatu yang tampak "bodoh", demi mengejar impian kita. Karena orang tersebut hanya bisa berkata. Jika kita mengikuti perkataan orang lain dan kemudian gagal, percayalah, orang tersebut tidak akan membantu kita bangkit. Orang lain hanya bisa menghujat dan berkomentar. Kitalah aktornya.

Saudaraku, dulu ketika kita masih kecil mimpi kita sering di rampas oleh orang lain. Entah oleh orangtua, kakak, teman, atau masyarakat kita. Dengan kejam mereka menjadi pembunuh mimpi. Dengan enaknya mengatakan "cita-citamu itu mustahil, tidak mungkin", "mimpi itu gak usah muluk-muluk, yang realistis lah", "kamu hanyalah orang desa" dan berbagai ucapan pembunuh semangat lainnya.
Sekarang kita masih hidup. Dan itu berarti, kesempatan untuk bermimpi masih terbuka. Rawat dan tumbuhkan kembali. Atau wariskan kepada generasi penerus kita. Biarkan anak-anak kita, bermimpi seitnggi-tingginya, tugas kita hanya mendorongnya. Dan lindungi mereka dari para pembunuh mimpi.
Karena mimpi itulah tenaga mereka untuk berlari. Tenaga yang luar biasa besar dan tidak terbatas.
Karena berhenti bermimpi, sama saja dengan berhenti bergerak. Dan itu berarti KEMATIAN.

Terus bergerak, terus berkarya, hidup ini singkat, maka apakah pantas kita biarkan berlalu begitu saja?

16 komentar:

  1. Subhaanallah, penung semangat dalam kompetisi kehidupan

    BalasHapus
  2. Tentu saja, apa jadinya hidup tanpa semangat?
    ia akan seperti mayat hidup

    BalasHapus
  3. membuka blog yg berat jg merupakan jihad...
    hahaha...

    BalasHapus
  4. thanks infonya mampir lagi sekalian tukaran link banner and follow yuk.

    BalasHapus
  5. @jarrow : kok web iklan ya??? jadi bingung nih..

    BalasHapus
  6. Do'a yang bagus kawan.Semoga kita tetap diberi kekuatan tuk jihad

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum, kunjungan perdana, semoga di terima.

    selagi kita hidup selagi itu kita harus terus berjuang. dan selalu bersiap dengan apa yang akan diberikan Alloh pada kita.

    saya juga lagi nyari2 karyanya tere liye, blm pernah baca sih. penasaran.

    terima kasih sudah mampir ke blog saya, postigan kamu bagus, tukerian link yuk,, saya pasang duluan yah.

    wassalam

    BalasHapus
  8. Asw.subhanaAllah..bagus neh artikelnya..pendek,padat dan berbobot...
    benar tuh...dan jangan pernah malu dan takut ketika ada orang yang mengejek or mencaci kita. dan jangan merasa sendiri juga.InsyaAllah apapun yg kita lakukan selama itu baik Allah akan menjaga dan melindungi kita.. cukup Allah yang jadi pelindung dan hakim bagi kita...

    BalasHapus
  9. Kita boleh merencanakan sesuatu tapi Alloh lah yang akan menentukan.
    Planning harus selalu ada selama kita masih hidup

    BalasHapus
  10. motto para pejuang kemerdekaan..

    BalasHapus
  11. mengingatkan betapa pendeknya umur dunia ini..

    BalasHapus

silahkan saran dan kritiknya, pakai name dan URL lebih baik

Followers!!