28 Februari 2011
Beberapa cara melamar menurut dalil
Di dalam sunnah terdapat beberapa cara mengkhitbah akhwat/ wanita, di antaranya :
1. Lamaran melalui fihak keluarga wanita, ”Dari Urwah bahwa nabi saw melamar Aisyah kepada Abu Bakar, lalu Abu Bakar berkata, ”ssungguhnya aku adalah saudaramu.” Nabi menjawab, ”Engkau adalah saudaraku dalam agama Allah dan kitabNya dan dia halal bagiku.” (HR Bukhori)
2. Meminang dengan berbicara langsung kepada si wanita. Dalam kitab-kitab fiqh hal ini diistilahkan dengan: ”meminang wanita dewasa langsung kepada yang bersangkutan sendiri.’ Contoh peristiwa ini adalah saat Anas bin Malik menceritakan proses khitbah ibunya, ”Abu Thalhah melamar Ummu Sulaim, lalu Ummu Sulaim berkata, ”Demi Allah, orang yang sepertimu ini tidak patut ditolak, wahai Abu Thalhah. Tetapi engkau orangkafir sedang aku wanita muslimah, dan aku tidak halal kawin denganmu.Jika engkau mau masuk Islam, maka yang demikian itu sudah cukup sebagai maskawinku, dan aku tidak meminta yang lain lagi kepadamu...” (HR Nasai)
3. Orang tua si wanita atau kerabatnya menawarkan kepada orang-orang yang mereka ridhai Akhlak dan agamanya. Contoh peristiwa ini adalah saat Umar bin Khattob menawarkan Hafshah, putrinya yang menjadi janda karena suaminya Khunais bin Khudzafah as Sahmi wafat di Madinah. Ia menawarkannya kepada Utsman bin Affan, lalu karena Utsman menolah, ia tawarkan ke Abu Bakar. Mereka berdua menolak karena telah melihat isyarat bahwa Rasulullah menginginkannya.
4. Pihak laki- laki melamar wanita melalui pemuka masyarakat, guru ngaji atau tokoh. Rasulullah SAW pernah menjadi perantara di mana beliau mengutus seorang shahabat datang kepada keluarga wanita untuk melamar putrinya, dan lamaran ini atas saran beliau SAW.
5. Wanita menawarkan dirinya kepada laki-laki yang shalih, Anas berkata, ”Seorang wanita datang kepada Rasulullah saw menawarkan dirinya secara langsung seraya berkata, ”Wahai Rasulullah, apakah engkau berhasrat kepadaku?”
Cara mana yang kau pilih?
(dikutip seperlunya dari http://www.eramuslim.com/konsultasi/keluarga/kecenderungan.htm
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

sangat bermanfaat sekali nih
BalasHapusmakasi ya
mantap nih infonya
BalasHapussemoga bisa di aplikasikan dalan kehidupan kita
amminn
ternyata banyak ya caranya dan dalil nya
BalasHapusterima kasih ya dah berbagi
jangan luar mampir ya mas
keren,... bisa untuk masa depan ku ini,
BalasHapusBenar2 seorang muslim yg menjalankan syariat islam ..
BalasHapuscara-cara yang sangat baik...
BalasHapusnanti saya pikirkan dulu..
terimakasih.
saya pilih cara yang nomer 2 aja lah..
BalasHapuskaya nya lebih bagus.
artikel yang bagus..
BalasHapussemoga bermanfaat untuk orang banyak.
pas banget nih ane lagi nyari cara melamar wanita yang baik...
BalasHapusterimakasih yah...
baru tahu nih yang benernya kek gini :D
BalasHapusooh ada dalilnya yaahh. hhe
BalasHapusmksih
bolehkah melamar seorang gadis secara langsung? karena di tulisan ini, contoh yang diberikan adalah seorang janda.
BalasHapusBerkunjung Baca-baca
BalasHapussekarang dsaya paham..
BalasHapusenaknya cara yang kelima aja,,, gak butuh perjungan hehehe mau enaknya aja :D
BalasHapusMantep banget. Bisa membantu kalo nanti ane mau melamar pasangan ane. thx. sukses terus.
BalasHapussemoga bisa di aplikasikan dalan kehidupan kita
BalasHapuspas banget nih ane lagi nyari cara melamar wanita yang baik...
BalasHapuscara-cara yang sangat baik...
BalasHapusnanti saya pikirkan dulu..
jadi pengen nikah nih kapan yah
BalasHapusbiasanya pihak laki laki dtg kepihak wanita untuk melamar si wanita..
BalasHapus