03 November 2014

Sebuah renungan

Dikisahkan bahwa suatu malam Sultan Murod Ar-Rabi` mengalami kegundahan yang sangat, dan dia tdk mengetahui sebabnya.

Maka  Sang Sultan memanggil kepala penjaga/sipir dan memberitahukan ttg keadaannya yg sedang gundah,
Dan memang merupakan kebiasaan Sultan bahwa dia sering memeriksa keadaan masyarakat/rakyatnya secara sembunyi-sembunyi.
Maka Sultan berkata kpd Kepala Sipir : Mari kita keluar, jalan-jalan di antara penduduk (guna memeriksa dan memantau keadaan mereka).

Mereka pun berjalan hingga sampailah di sebuah penghujung desa, dan Sultan melihat seorang pria tergeletak di atas tanah.
Sultan menggerak-gerakknnya (utk memeriksa) dan ternyata pria tsb telah tewas.

Namun anehnya orang-orang yang melintasi dan berlalu lalang di sekitarnya tdk memperdulikannya.

Maka Sultan pun memanggil mereka, tapi mereka tdk mengetahui Sang Sultan,
Mereka berseru : Ada apa?
Sultan : Kenapa pria ini tewas dan tdk seorangpun yang membawanya? Siapa dia? Dan diman keluarganya?

Mereka berujar : Ini orang zindiq, suka minum khomar, pezina.

Sultan menimpali : Namun bukankah dia dari golongan umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam?
Ayo bawa dia ke rumah keluarganya.

Maka mereka pun membawanya.

Ketika sampai di rumah, istrinya pun melhatnya dan langsung menangis.
Dan orang-orangpun mulai beranjak pergi, kecuali Sang Sultan dan Kepala Sipir.

Di tengah tangisan si wanita (istri si mayit), dia berseru kepada Sultan (namun wanita tsb tdk mengetahuinya) : Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah, aku bersaksi bahwa engkau sungguh wali Allah.

Maka terheranlah Sultan Murod dgn ucapan wanita tsb, dan berkata : Bagaimana mungkin aku termasuk wali Allah sementara orang-orang berkata buruk thd si mayyit, hingga mereka enggan mengurusi mayatnya.
(Pen, Sultan merasa heran, bagaimana mungkin seorang zindiq ditolong oleh wali Allah)

Wanita pun menjawab : Aku sudah duga hal itu,

Sungguh suamiku setiap malam pergi ke penjual arak/khomar lantas  membeli seberapa banyak yang dia bisa beli, kemudian membawanya ke rumah kami dan menumpahkan seluruh khomar ke toilet, dan dia (suami) berkata : Semoga aku bisa meringankan keburukan khomar dari kaum muslimin.

Suamiku juga selalu pergi kepada para zaniah/pelacur dan memberinya uang, dan berkata : malam ini kau ku bayar dan jangan kau buka pintu rumahmu (utk melacur) hingga pagi,

Kemudian suamiku kembali ke rumah dan berujar : Alhamdu lillah, semoga dgn itu aku bisa meringankan keburukannya ( pelacur) dari pemuda-pemuda muslim malam ini.

Namun sementara orang-orang menyaksikan dan mengetahui bahwa suamiku membeli khomar, dan masuk ke rumah pelacur,
Dan lantas mereka membicarakan suamiku dgn keburukan.

Pernah suatu hari aku berkata pada suamiku : Sungguh jika seandainya engkau mati, maka tdk akan ada orang yang akan memandikanmu, menyolatkanmu, dan menguburkanmu.

Suamikupun tersenyum dan menjawab : Jangan khawatir Sayangku... Sultan/Pemimpin kaum muslimin lah yang akan menyolatkanku beserta para ulama dan pembesar-pembesar negeri lainnya.

(Setelah mendengarnya) Sultan pun menangis lantas berkata : Suamimu benar,
Demi Allah aku adalah Sultan Murod Ar-Robi`,
Dan besok kami akan memandikan suamimu, menyolatkannya dan menguburkannya.

Dan diantara yang menyaksikan jenazahnya adalah Sultan Murod, para ulama, para masyayikh dan seluruh penduduk kota.

Maha Suci Allah, kita hanya bisa menilai orang dgn hanya melihat penampilan dan kulit luarnya dan kita pula hanya mendengar omongan orang.

Maka sendainya jika kita mampu bijak, kita akan memandang dan menilai orang dari kebersihan hatinya,
Maka niscaya lisan kita akan kelu membisu dari menceritakan keburukan orang lain..

Subhanallaah....Smg Qt bs mengambil ibroh \ contoh teladan Salam SEMANGAT SUKSES BAHAGIA.

*copas dari grup whatsapp, belum diperiksa kebenaran kisahnya

41 komentar:

  1. renungan yang bagus sekali menarik dan bermanfaat artikelnya

    BalasHapus
  2. semoga dengan renungan semoga menjadi lebih baik

    BalasHapus
  3. renunganya sangat bagus untuk di tiru makasih infonya

    BalasHapus
  4. Selamat sore gan? Saya ikut menyimak kembali informasi yang anda sajikan diatas gan & memberikan masukan yang sangat menarik dan yunik. Terimakasih gan, semoga kita berada dalam keberkahan.

    BalasHapus
  5. Selamat malam gan. Ikut menyimak kembali artikel/potingan yang anda publikasikan, ternyata menarik dan menambah pengetahuan dari posingannya. Terimakasih gan.

    BalasHapus
  6. kunjungan siang yang bermanfaat sekali untuk saya

    BalasHapus
  7. informasi yang sangat bermanfaat terima kasih admin

    BalasHapus
  8. renungan yang patut kita renungkan makasih infonya

    BalasHapus
  9. renungan yang sangat bagus dan bermanfaat :) makasih

    BalasHapus
  10. kunjungan pagi keren dan bermanfaat sekali infonya

    BalasHapus
  11. informasi yang sangat menarik dan bermanfaat terima kasih admin

    BalasHapus
  12. Terimakasih atas informasinya :) semoga sukses slalu .. Ditunggu informasi menarik selanjutnya :) senang berkunjung ke website anda, terimakasih. sekali lagi thanks.

    BalasHapus
  13. Selamat pagi gan, informasi yang anda sajikan, saya ikut menyimak kembali dan saya ucapkan terimakasih, karna informasi yang anda publikasikan memberikan pengetahuan yang saya dapatkan.

    BalasHapus
  14. You Can Definitely See Your Expertise Within The Paintings You Write. The Arena Hopes For More Passionate Writers Such As You Who Aren't Afraid To Mention How They Believe. At All Times Go After Your Heart. agenbolakita

    BalasHapus

silahkan saran dan kritiknya, pakai name dan URL lebih baik

Followers!!